Powered By Blogger

Senin, 15 Oktober 2012

Individu keluarga masyarakat

Individu disini bermakna sebagai “satu”. Individu disini diartikan sebagai manusia. Dimana karakter dan tabiat individu tersebut dapat terbentuk dari orang-orang yang ada disekitarnya entah itu keluarga ataupun masyarakat yang ada di sekitarnya. Berbicara individu tidak akan lepas dari kata keluarga. Keluarga disini memberikan peranan yang sangat penting bagi individu baru yang baru saja terlahir di dunia ini. Keluarga banyak sekali memberikan input-input kepada seorang individu baru. Karena seorang individu tidak mengerti apa-apa pada saat dia terlahir. jadi pengertiannya keluarga adalah Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan ia terlahir.  Ada beberapa jenis keluarga, yakni: keluarga inti yang terdiri dari suami, istri, dan anak atau anak-anak, keluarga konjugal yang terdiri dari pasangan dewasa (ibu dan ayah) dan anak-anak mereka, di mana terdapat interaksi dengan kerabat dari salah satu atau dua pihak orang tua. Selain itu terdapat juga keluarga luas yang ditarik atas dasar garis keturunan di atas keluarga aslinya.Keluarga luas ini meliputi hubungan antara paman, bibi, keluarga kakek, dan keluarga nenek. Selain dari keluarga individu juga menerima input-input dari masyarakat. Masyarakat juga memiliki peranan atau makna bagi seorang individu baru, sebagai contoh individu yang sudah keluar dari rumahnya. Keluar dari rumah berarti dia keluar sejenak dari keluarganya dan menyambung  pergaulan dengan masyarakat. Individu dianjurkan untuk banyak berkenalan dengan banyak masyarakat entah itu msyarakat yang dekat dengan indivMasyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antarentitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.idu tu sendiri maupun jauh. Masyarakat dibedakan menjadi 2 masyarakat industri dan nonindustri. Masyarakat non industri biasanya dibedakan pada letak dia berada masyarakat yang jauh dari kota akan semakin menjauh dari objek industri dan banyak beralih kepada yang lebih alami tanpa ada campur tangan pihak-pihak industri. Sedangkan masyarakat industri adalah masyarakat yang kesehariannya berhubungan dengan industri.

URBANISASI

Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. Urbanisasi adalah masalah yang cukup serius bagi kita semua. Persebaran penduduk yang tidak merata antara desa dengan kota akan menimbulkan berbagai permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan. Jumlah peningkatan penduduk kota yang signifikan tanpa didukung dan diimbangi dengan jumlah lapangan pekerjaan, fasilitas umum, aparat penegak hukum, perumahan, penyediaan pangan, dan lain sebagainya tentu adalah suatu masalah yang harus segera dicarikan jalan keluarnya.
Berbeda dengan perspektif ilmu kependudukan, definisi Urbanisasi berarti persentase penduduk yang tinggal di daerah perkotaan. Perpindahan manusia dari desa ke kota hanya salah satu penyebab urbanisasi. perpindahan itu sendiri dikategorikan 2 macam, yakni: Migrasi Penduduk dan Mobilitas Penduduk. Migrasi penduduk adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota yang bertujuan untuk tinggal menetap di kota. Sedangkan Mobilitas Penduduk berarti perpindahan penduduk yang hanya bersifat sementara saja atau tidak menetap.
Untuk mendapatkan suatu niat untuk hijrah atau pergi ke kota dari desa, seseorang biasanya harus mendapatkan pengaruh yang kuat dalam bentuk ajakan, informasi media massa, impian pribadi, terdesak kebutuhan ekonomi, dan lain sebagainya.
Pengaruh-pengaruh tersebut bisa dalam bentuk sesuatu yang mendorong, memaksa atau faktor pendorong seseorang untuk urbanisasi, maupun dalam bentuk yang menarik perhatian atau faktor penarik. Di bawah ini adalah beberapa atau sebagian contoh yang pada dasarnya dapat menggerakkan seseorang untuk melakukan urbanisasi perpindahan dari pedesaaan ke perkotaan.
A. Faktor Penarik Terjadinya Urbanisasi
1.         Sarana dan prasarana kota lebih lengkap
2.         Kehidupan kota yang lebih modern
3.         Banyak lapangan pekerjaan di kota
4.         Pendidikan sekolah dan perguruan tinggi lebih baik dan berkualitas
B. Faktor Pendorong Terjadinya Urbanisasi
1.         Lahan pertanian semakin sempit
2.         Merasa tidak cocok dengan budaya tempat asalnya
3.         Menganggur karena tidak banyak lapangan pekerjaan di desa
4.         Terbatasnya sarana dan prasarana di desa
5.         Diusir dari desa asal
6.         Memiliki impian kuat menjadi orang kaya
C. Keuntungan Urbanisasi
1.         Memoderenisasikan warga desa
2.         Menambah pengetahuan warga desa
3.         Menjalin kerja sama yang baik antarwarga suatu daerah
4.         Mengimbangi masyarakat kota dengan masyarakat desa
D. Akibat urbanisasi
1.         Terbentuknya suburb tempat-tempat pemukiman baru dipinggiran kota
2.         Makin meningkatnya tuna karya (orang-orang yang tidak mempunyai pekerjaan tetap)
3.         Masalah perumahan yg sempit dan tidak memenuhi persyaratan kesehatan
4.         Lingkungan hidup tidak sehat, timbulkan kerawanan sosial dan kriminal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar